Search
  • istiasari15

Launching Recvol Label


Hari Minggu,28 Maret 2021 chanel youtube Komuji Indonesia menyiarkan secara langsung Launching Recvol music yang diinisiasi oleh Komuji Indonesia untuk meluncurkan label music yang bernama Recvol Label. Acara tersebut merupakan talkshow dan penayangan delapan video lirik bersama perwakilan dari label: Panji Sakti, Fajar M Fitrah, dan Amda Aldian juga para talent yang dinaunginya. Acara ini dipandu oleh Rangga Ramadita dan Elisabeth Hagania.


Pada penayangannya beberapa titik di kota bandung diadakan nonton bareng para komunitas untuk acara tersebut. Delapan video lirik yang ditayangkan merupakan karya alumni RecvolutionClass yang akhirnay memutuskan untuk bergabung dengahn managemen Recvol Labbel, diataranya: Ali Zaki dengan judul lagu Harmoni, Baru Beres Beres dengan judul lagu api dalam sekam, Satu-Satu dengan judul lagu Mungkin Esok, Tsakif dengan lagunya Bahaduri, Bob Anwar dengan judul lagu sebelum sulastri pergi (lagi), Jon Adalah dengan lagu aku kamu, Ukefox dengan judul lagu sin dan Gloustic dengan judul lagu selaraskan.


Fajar sebagai perwakilan Recvo Label, menuturkan bahwa Recvo Label ini merupakan kelanjutan dari Recvolution Class (red: Recvol class) yang mulanya sebuah kegiatan Worshop penciptaan lagu. Kegiatan Recvolclass ini berlangsung 4 batch. Komuji Indonesia sebagai inisiator Recvolclass mengklaim kegiatan ini bertujuan mencetak generasi musisi yang kreatif, dan memiliki daya kritis. Dalam Recvolclass tersebut ada beberapa treatment yang berlangsung selama 2 bulan setiap batch-nya.


Selain Fajar, Panji Sakti sebagi perwakilan Komuji Indonesia juga menambahkan, Recvolclass merupakan wujud bakti Komuji kepada masyarakat. Denga kegiatan ini (Recvolclass) Komuji tidak hanya berisi kelas kajian, namun juga berkontribusi dalam pergerakan musik sehingga teman - teman kreatif di Bandung bahkan di seluruh Indonesia dapat juga terangkul dan terwakili, hingga lebih “greget” dalam menciptakan karya.


“Recvo Label mengadakan recording dan treatment kepada para musisi agar lebih mengaktualisasikan dirinya dalam bermusik, sebetulnya untuk siapapun tidak hanya alumni recvol class dan tentunya all genre, siapapun boleh bergabung asal menjunjung tinggi pesan. Jadi setiap lagu harus mengandung pesan yang baik untuk masyarakat” tambah Fajar.


Recvo label juga konsen kepada mentreatment terhadap talent agar setiap karya yang tercipta sesuai dengan jati diri dan mengenal proses pertumbuhan untuk menentukan visinya.


“Kalau hanya studio recording di Bandung banyak lah, dan juga di kota-kota lain banyak. Punya uang tinggal bayar, dan si Recvo Label ini gak cuma ngebahas tentang recording itu aja jadi dan beres, hayu musiknya mau jadi seperti apa, dipersiapkan dan juga ada mentor – mentor” Tuturnya Aldi yang juga bagian dari Recvo Label menambahkan.


Pada acara ini selain ada pemutara vidio lirik juga menampilkan live musik, project kolaborasi antara Upit, Arnie Christanti, Hamzah BA, Witara, Jon Adalah dan Imam. Setiap orang tersebut merupakan bagain dari Recvol Labble. Dihadirkan pula seorang Musikolog, pengamat dan akademisi Musik Djaelani Maheswara. Dalam kesempatan ini beliau memberikan gambaran atas mengamatannya mengenai geliat musik di kota Bandung.


“Ada sebuah semangat di Bandung, sebuah upaya pergerakan dengan adanya perjalanan musik yang sedang dibangun kembali, seperti pada tahun 90’an sampai 2000 an musik Indie tumbuh dan Rock juga mulai tumbuh, sekarag adalah buahnya dari perjalanan mereka dan tentu saja ini menjadi sebuah catatan” Ungkap Djaelani Maheswara.


Recvol Labble sendiri berharap mereka bisa membawa talent yang dinaunginya dapat dikenal dan mampu bersaing di industry musik tanah air juga menarik perhatian penikmat, pengamat musik, bahkan para pelaku industri musik lainnya agar mampu bergerak bersama untuk mengembangkan dan memberikan perubahan pada indsutri musik yang baik, melalui karya musik sesuka hati para musisi lokal.

8 views0 comments

Recent Posts

See All